Sebaliknya suspensi depan dilarang diganti, hanya boleh dikorek untuk bebek yang berlaga di IndoPrix, MotoPrix, Kejurda, Klub Event dan OMR. Sokbreker depan ya tetap teleskopik pendek umumnya bebek. Harus seperti aslinya yang hanya bisa lubang suling pipa sokbreker yang digeser-geser, per dipotong, dan olinya boleh diganti.
Benny Djatiutomo sebelum insiden Denny Triyugo sudah mengeluhkan aturan tersebut. Benny adalah bos Denny di Astra Motor Racing Team. Dia berbicara pada Jumat atau 8 Agustus, sementara kasus Denny terjadi pada 9 Agustus. Memang aturannya tak ada hubungan langsung, tapi tetap berkaitan. Bukan kah umumnya kecelakaan dimulai gagalnya koreksi terhadap hendling dari wiliyah depan???Kata Benny, tidak imbang kinerja suspensi bebek yang mesinnya telah full korek yang saban tahun meningkat teknologinya. Di sisi lain belakang sangat nyaman, depan masih tradisional.
“Baiknya sih depan dan belakan dibebaskan dengan kriteria khususnya. Tumpuan motor saat beralih distribusinya masuk tikungan adanya di depan. Tapi aneh, depan justru dilarang diganti. Sejak 90-an awal, mekanik hanya bisa merekayasa per, lubang sirkulasi oli, oli dan pegas aslinya. Karena aturannya bawaan aslinya,” jelas Benny.
Didukung Eddy Saputra, pengamat, pemerhati dan pelaku balap motor. Kebetulan, bos Eddy ini sekarang berbisnis sokbreker yang jadi distributor Ohlins di Indonesia. Bagi dia, para insinyur Ohlins sudah mempelajari sokbreker depan ini dan bisa dibuat secanggih belakang. “Sayang regulasi tidak menginzinkan,” jelas Eddy yang dari mimiknya kecewa.
Bertanya ke PP IMI saat ini sangat sulit. PP IMI khususnya balap motor ditinggal pentolannya yang mengerti aturan. Bambang Gunardi tadinya yang duduk sebagai Kepala Departeman Olahraga Balap Motor telah mengundurkan diri....?
Intinya jangan sampai ada Denny Triyugo yang lain. Juga jangan sampai kalah dengan drag bike yang hanya lurus-lurus saja tapi bebas berkreasi pada suspensi depan mereka. Eh masih ada juga, tuh di grasstrack bebek modifikasinya silakan menggunakan suspensi special engine. Miolo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar