- Created on Monday, 17 March 2014 08:54
ManiakMotor - Bukan
isapan jempol, jempol diisap juga tak ada guna! Dikabrkan Kawasaki
menghadirkan teknologi injeksi pada Indoprix (IP) 2014. Bahwa, Ibnu
Sambodo komandan sekaligus kliker Kawasaki Manual Tech, Jogja,
membuktikannya. Terpantau saat portal ini bertandang di markasnya di
Jln. Kaliurang Km 8,5, Jogja (14/3) lalu.
Tuh, lihat sendiri ada
bukti fotonya yang masih berantakan karena masih diinstalasi. “Ini lagi
prepare injeksi, sementara baru di 125 dulu. Progressnya sudah 60%,
target awal mesin bisa ON,” sebut Ibnu yang dingin itu. Artinya
untuk IP 110 dengan rider H.A Yudhistira (Kalsel) dan Gupita Kresna
Wardhana (Jogja), Ibnu masih pertahankan Kawasaki Edge versi karburator.
Ini yang beda dari
seorang begawan 4-tak seperti Pak Dhe, sapaan akrabnya. Katanya, tak ada
kewajiban dari pabrikan soal injeksi, karena Kawasaki Motor Indonesia
(KMI) belum memproduksinya untuk injeksi bebek. Ibnu hanya mengikuti
perkembangan teknologi di balap bebek Indonesia. Maklum, ia salah satu
penerobos karya mesin 4-tak saat masih booming underbone 2-tak.
Rasanya Ibnu bisa, lantaran ia ngeh dengan teknologi, lantaran pernah terdaftar di jurusan elektronika UGM (Universitas Gajah Mada) Jogja. Namun, doi
tak ingin bicara dulu soal peluang injeksinya melawan Jupiter Z1 atau
Blade. Wajar, injeksi yang diandalkan seperti kabel, throttle body dan
injektor masih milik V-ixion.
Eit, ini awal brosist, kolo terbukti ada hasil, Ibnu memastikan segera dicustom.
Mundurnya jadwal IP, ia masih punya waktu cukup untuk menghadirkan
teknologi injeksi Kawasaki. “Segera diuji di lintasan dan dyno,” optimis
Ibnu pada karya hasil gado-gado, karena dari otak dewek. Lagian kata Ibnu, percuma pakai injeksi bila basis korekannya belum mumpuni. Nah, Kawasaki you tahu sendirilah sepak terjangnya, 2012 juara IP125, bro.
Ditunggu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar