Honda TDJ DCN 23 Optimalkan Segala Lini
Menghadapi musim balap 2013,tim asal Jakarta dipastikan akan semakin memperkuat segala lini.Kombinasi mekanik handal Adriansyah dan dua ridernya Deri Irfandi dan Tommy Salim , diyakini akan menuai prestasi membanggakan di Kejurnas Motoprix dan HRC. Komitmen Lukman dalam memprioritaskan diri pada kategori seeded lebih bersemangat dan lebih menjual. Terobosan formula baru Honda TDJ DCN 23 hasil insting tajam dari sosok pria lajang bernama Lukman Ramadhan Darmawan yang akrab disapa Entong TDJ. Pria berusia 23 tahun ini adalah pemilik tim dengan profesi seorang kontraktor hobi balap. dan dipastikan . “Dasarnya suka balap dan di restui orang tua, cukup lama juga menekuni balap dragbike liaran di seputar Jakarta. Namun pada akhirnya beralih ke road race yang menurut saya lebih santun dan profesional, “ujar Entong TDJ.
Profesionalisme dalam menekuni bidang pekerjaannya, terlihat dari poin penting prinsip utama warga Pulo Asem ini,” Menjelang agenda balap, saya priritaskan menyelasaikan urusan pekerjaan agar pada saat balap say konsentrasi untuk menikmati dan menyeting tim agar meraih hasil optimal,” ujarnya. Dunia balap baginya sebagai refreshing dari rasa penat dan kesibukan luar biasa di pekerjaannya. Pria yang ber ulangtahun setiap 2 Mei ini, menikmati saat pebalapnya bertarung untuk memperebutkan prestasi terbaik. Refresh dari kesibukan profesinya saat jeda balapan adalah modifikasi motor dan mobil. Mitsubhisi Pajero dan HD Fat Boy yang baru di tebus seharga 354 juta ini ikut pula terjamah tangannya yang hobi modifikasi.
Untuk musim balap 2013, tim saya lebih fokus ke kategori seeded underbone, Kejurnas Sport 250 cc dan OMR CBR 250 di Indospeed Race Series (IRS). Motornya sudah disiapkan. Dalam hal ini, tim dengan warna kebesaran merah, putih dan hitam ini disupport seorang temannya bernama Deddy seorang pengusaha SPBU. Musim lalu adalah masa pembelajaran berharga bagi tim yang bermarkas di jln By Pass rawamangun Jakarta – Timur. Ramuan formula setingan yang di nahkodahi oleh Adriansyah yang menunjuk Deri Irfandi dan Tommy salim sebagai ridernya, mempunyai alas an khusus,” dalam setahun ini saya telah banyak memahami kemampuan Deri Irfandi saat bersama – sama dlam satu tim terdahulu. Karakternya cocok dengan motor yang saya buat. Unruk Tommy Salim, saya banyak mengamatinya sebagai pebalap potensial yang cepat beradaptasi. Untuk tahun – tahun sebelumnya prestasinya belum terlihat karena ada faktor non teknis dan saya yakin saya akan bisa mengatasi permasalahan tersebut saat Tommy berada di tim TDJ DCN 23, dari karakter dan attitudenya saya maupun Luqman Ramadhan sebagai owner tim sudah klop loss joss,” ujar Adri saat di wawancari khusus oleh Motorev di Sirkuit Balipat, Binuang Kalimantan Selatan.nd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar